Aksi May Day GERAMSU Melawan Politik Upah Murah

Aksi May Day GERAMSU Melawan Politik Upah Murah

Rakyatbicara.com, MEDAN – Ratusan masa aksi yang tergabung dalam aliansi Gerakan Rakyat Melawan Sumatera Utara atau GERAM SU melakukan aksi unjuk rasa untuk memperingati hari buruh sedunia yang jauth tepat pada tanggal 1/5/2017.

Berbeda dari apa yang diarahkan oleh menteri tenaga kerja untuk tidak menggelar aksi demonstrasi pada Mayday 2017, massa aksi yang tergabung dalam Gerakan Rakyat Melawan Sumatera utara tetap menggelar aksi turun ke jalan untuk memperingati hari buruh sedunia pada hari Senin 1 Mei 2017.

Aliansi yang terdiri dari FPBI Sumut, SPMS, Formas, HMI Fisip USU, SPI, SPIN, FORGAMKA, Pertanian UMA, ISPMI, KONTRAS, LBH MEDAN, SBSI 92 dengan jumlah massa sekitar 500 orang melakukan longmarch yang dimulai dari tugu sib menuju DPRD Sumut dan nanti akan diakhiri di lapangan merdeka medan.

Menurut Mirnawani, korlap FPBI Sumut, alasan tetap melakukan aksi karena kondisi perburuhan saat masih berada dalam kondisi yang sangat buruk sehingga tidak pantas dirayakan dengan cara sekedar pesta dan hura hura. Buruh masih dicekam oleh kondisi outsourching yang makin massif, upah murah, belum lagi PP 78 yang menghilangkan hak berunding buruh dalam penentuan upah.

Maka melalui aksi mayday ini massa aksi menuntut: menolak revisi UU 13 yang pro modal, wujudkan demokrasi kampus, pendidikan gratis, ilmiah dan demokratis dan bervisi kerakyatan, jaminan kesehatan gratis untuk rakyat, stop perampasan tanah rakyat, lawan liberalisasi tenaga kerja. Demikian pungkas Mirnawat menutup pembicaraan dengan rakyat bicara.(rb01)

COMMENTS