ACEH TIMUR | Memasuki hari ke-9 Ramadhan 1447 H, anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage, kembali menyalurkan bantuan sosial dari Kementerian Sosial Republik Indonesia kepada masyarakat Kabupaten Aceh Timur. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Al-Farlaky, dalam kegiatan penyerahan yang berlangsung di Aceh Timur, Jum’at (27/02/2026).
Bantuan yang disalurkan meliputi 1.000 paket sembako, 250 unit sajadah, 250 unit sarung, 250 unit mukena, serta 250 unit kelambu. Paket bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan warga terdampak bencana, guna membantu meringankan kebutuhan selama bulan suci Ramadhan.
Azhari menyampaikan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmennya dalam memperjuangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Aceh di tingkat pusat. Sebelumnya, bantuan serupa juga telah disalurkan ke sejumlah daerah lain seperti Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Utara.
“Alhamdulillah, hari ini kita hadir di Aceh Timur. Ini merupakan bagian dari ikhtiar dan tanggung jawab saya sebagai wakil daerah di DPD RI untuk memastikan program-program pemerintah pusat dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Aceh,” ujar Azhari.
Ia menambahkan, distribusi bantuan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadirkan kepedulian bagi masyarakat.
“Kita ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan, terutama oleh masyarakat yang membutuhkan. Terlebih di bulan Ramadhan, momentum berbagi dan memperkuat solidaritas sosial harus kita maksimalkan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Al-Farlaky, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh senator asal Aceh, Azhari Cage. Ia menilai kehadiran dan kontribusi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian wakil daerah di tingkat pusat terhadap kondisi masyarakat di Aceh Timur.
Lanjut Bupati Iskandar berharap kolaborasi antara senator Aceh, pemerintah pusat, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Timur ke depan.




