Aceh Utara | Salah satu korban banjir yang terjadi 22 hari lalu akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban merupakan seorang laki-laki warga Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, yang ditemukan di areal kebun sawit Desa Tanjong Dalam, Kamis (18/12/2025).
Penemuan jenazah tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat yang kemudian melaporkannya kepada aparat desa dan pihak berwenang.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, jenazah dipastikan merupakan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang pascabanjir.
Meski telah hilang selama 22 hari, kondisi jenazah masih relatif utuh. Warga setempat menilai hal tersebut sebagai kuasa Allah SWT dan mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.
Jenazah selanjutnya dievakuasi untuk proses identifikasi lanjutan dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan sesuai syariat Islam.
Dengan ditemukannya korban ini, makan jumlah korban banjir di kabupaten Aceh Utara bertambah menjadi 170 Jiwa dan 5 jiwa lainnya masih dalam pencarian.





