Rakyat Bicara
  • Beranda
  • News
  • Artikel
  • Kolom
  • Sosok
No Result
View All Result
Rakyat Bicara
  • Beranda
  • News
  • Artikel
  • Kolom
  • Sosok
Rakyat Bicara
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Artikel
  • Kolom
  • Sosok
Pelatihan Bahasa Isyarat di UIN Sultanah Nahrasiyah: Membangun Empati dan Literasi Komunikasi Inklusif

Pelatihan Bahasa Isyarat di UIN Sultanah Nahrasiyah: Membangun Empati dan Literasi Komunikasi Inklusif

M. Sayuti by M. Sayuti
1 Juli 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Lhokseumawe – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe menggelar Pelatihan Bahasa Isyarat bertajuk “Menjembatani Cinta Tanpa Suara: Berseni Dengan Isyarat Yang Bermakna” pada Selasa, 1 Juli 2025, bertempat di lantai 3 Gedung FUAD.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Wakil Rektor III UIN Sultanah Nahrasiyah, Dr. Darmadi. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penyandang disabilitas rungu wicara memiliki keistimewaan yang layak diapresiasi.

“Mereka yang tuna rungu telah diberikan rahmat lebih oleh Allah. Bahkan, mereka mampu berprestasi, termasuk menjadi hafiz Al-Qur’an,” ujar Darmadi.

Ia juga mengajak para peserta untuk merenung dan belajar dari semangat para penyandang disabilitas.

“Mereka mampu berprestasi dengan keterbatasan. Kita yang tidak mengalami hambatan seperti mereka justru harus lebih bersyukur dan lebih berusaha,” tambahnya.

Darmadi turut menyoroti pentingnya komunikasi non-verbal dalam kehidupan sehari-hari, menyatakan bahwa 70 persen komunikasi di dunia terjadi melalui cara non-verbal.

Ketua Jurusan KPI, Zanzibar, M.Sos, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penguasaan bahasa isyarat merupakan bagian dari literasi komunikasi modern.

“Pengguna bahasa non-verbal terus bertambah, baik di Indonesia maupun dunia. Bahasa isyarat bukan hanya untuk kalangan disabilitas, tetapi juga merupakan bagian dari sistem komunikasi masyarakat secara luas,” jelasnya.

Pelatihan ini menghadirkan Mursyita, S.Pd, Gr, guru dari SLB Negeri Aneuk Nanggroe, sebagai narasumber utama. Ia memperkenalkan dua jenis bahasa isyarat yang digunakan di Indonesia, yaitu SIBI (Sistem Isyarat Bahasa Indonesia) dan BISINDO (Bahasa Isyarat Indonesia).

Dalam sesi praktik, peserta diajak untuk mempelajari abjad, angka, dan percakapan dasar dengan menggunakan bahasa isyarat. Tak hanya itu, Mursyita juga membawa beberapa siswanya untuk mendemonstrasikan langsung komunikasi menggunakan bahasa isyarat, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta.

Ketua HMJ KPI, Ferdi Fimansyah, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya komunikasi yang inklusif.

“Kami ingin mahasiswa KPI, sebagai calon komunikator profesional, memiliki empati dan kemampuan berkomunikasi yang menyeluruh, termasuk kepada mereka yang berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Keysha Alea Wahdini Harahap, mahasiswi KPI UIN Sultanah Nahrasiyah, bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.

Acara ini juga didukung oleh berbagai sponsor, baik dari kalangan perusahaan lokal dan nasional, maupun mitra media dari berbagai media lokal dan nasional. (RM)

Tags: Berita Lhokseumawedi UIN Sultanah Nahrasiyah: Membangun Empati dan Literasi Komunikasi InklusifPelatihan Bahasa Isyarat
ShareTweetPin
Previous Post

100 Hari Ayahwa: Ketika Pemerintah Hadir, Rakyat Merasakan

Next Post

Sejarah Aceh Dikritisi: Diskusi Tika Beut Ungkap Unsur yang Terhapus dari Narasi Resmi

Konten Terkait

KPM 34 UIN Sultanah Nahrasiyah Gelar Perpisahan Bersama Warga Cot Seumiyong

KPM 34 UIN Sultanah Nahrasiyah Gelar Perpisahan Bersama Warga Cot Seumiyong

29 Desember 2025
Jalan Sulit Tak Surutkan Langkah, Relawan KGBN Tiba di Paya Bedi Aceh Tamiang

Jalan Sulit Tak Surutkan Langkah, Relawan KGBN Tiba di Paya Bedi Aceh Tamiang

27 Desember 2025
Kominfo Aceh Utara Sambung Komunikasi Terputus Pascabanjir Bandang

Kominfo Aceh Utara Sambung Komunikasi Terputus Pascabanjir Bandang

25 Desember 2025
Korban Banjir Aceh Utara Bertambah Menjadi 170 Jiwa

Korban Banjir Aceh Utara Bertambah Menjadi 170 Jiwa

18 Desember 2025
Next Post
Sejarah Aceh Dikritisi: Diskusi Tika Beut Ungkap Unsur yang Terhapus dari Narasi Resmi

Sejarah Aceh Dikritisi: Diskusi Tika Beut Ungkap Unsur yang Terhapus dari Narasi Resmi

Facebook Twitter Instagram Youtube
Rakyat Bicara

Bicarakan dan informasikan kepada dunia dari genggaman ke genggaman.

Tags

Aceh Aceh Jaya Aceh timur Aceh Utara Anggota DPD RI Anggota DPRA Angin Kencang Azhari Cage banjir Aceh banjir Aceh Utara berita aceh Berita Terbaru Bupati Aceh utara Caleg Dewantara Film "The Electric State" 2025 film 2025 film bioskop 2025 Film Folk Tales of Chu Maxian (2025) Film gangster Film horor Indonesia Film Indonesia Film Jacky Chan Film Karate Kid Legends 2025 Film Mission: Impossible – The Final Reckoning film Netflix 2025 Film Pinoy Imum Jhon Imum jon Kabupaten Aceh Utara Kebakaran Kinda Pregnant News Night In Paradise Panwaslih Aceh Utara Partai Aceh Perwakilan Rakyat Pilkada 2024 Polda Aceh Polres Lhokseumawe Polsek meurah mulia PPBC Puji Langkah Gubernur Mualem Perjuangkan Rumah Rusak Warga Miskin

© 2025 - PT. Rakyat Bicara Digital Media.
Website powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Artikel
  • Kolom
  • Sosok

© 2025 - PT. Rakyat Bicara Digital Media.
Website powered by Altekno Digital Multimedia.